I. Definisi:
Sebuah perasaan dalam hati yang tidak dapat dilukiskan tentang
seseorang dengan harapan dapat memiliki, ingin membahagiakan
dan tidak ingin terpisah.
Josh Mc Dowell menyebut:
"Cinta sebagai sesuatu yang diharapkan semua orang. Tanpa
cinta manusia tidak sempurna. Kehilangan cinta manusia akan
menjadi putus asa".
II. Jenis-jenis cinta:
True love:
Cinta yang memberi dampak positif dalam kehidupan seseorang;
dia merasa berharga, dia lebih semangat dalam berkarier;
mendorong untuk memiliki masa depan yang berkemenangan.
True love selalu berakhir dengan kebahagiaan.
False love:
Cinta yang memberi dampak negatif dalam kehidupan seseorang;
dia tidak maju, berkembang dalam dosa (seperti menjadi penipu,
pembohong, berzinah karena cinta, malas belajar).
False love selalu berakhir dengan kehancuran.
Captive love:
Cinta yang membelenggu seseorang, sehingga tidak ada hal lain
yang dipikirkan dan dikerjakan kecuali cinta. Akhir dari cinta ini
biasanya kekecewaan.
III. Penyebab tidak mendapatkan true love:
Ketidakmengertian tentang arti cinta yang sesungguhnya:
Banyak yang menghubungkan cinta sebagai kesenangan sesaat
atau daya tarik sexual yang menggiurkan.
Ketidaksadaran akan tanggung jawab dalam cinta:
Cinta bukan hanya "saya tertarik dan saya ingin
mendapatkannya". Namun cinta adalah "tanggung jawab".
Tanggung jawab disini membutuhkan kedewasaan dan visi hidup
yang jelas, apa setelah jatuh cinta ini.
(Berarti ketertarikan tidak boleh selalu dihubungkan dengan
jatuh cinta).
Terlalu tertipu dengan romantika dan pengalaman sexual:
Televisi dan majalah serta buku-buku menggambarkan jatuh
cinta sebagai pengalaman romantis yang membawa pada
pengalaman sexual, mulai dari yang ringan seperti pelukan,
ciuman, hingga yang berat seperti hubungan sex. Namun hal
tersebut adalah menyesatkan karena romantika dan sex adalah
pengikat perkawinan dan bukanlah bumbu cinta.
Tidak menghubungkan cinta dengan penciptanya:
Banyak orang muda justru menjadikan cinta sebagai sesuatu
yang tidak boleh dihubungkan dengan kerohanian. Ini salah
besar. Justru orang yang jatuh cinta harus berdoa dengan benar
apakah ini sebuah hidayah, ataukah hanya gejala ketertarikan
kepada lawan jenis sebagai konsekuensi gejolak kemudaan.
IV. Hal-hal mendasar tentang cinta:
Kedewasaan:
Kedewasaan adalah syarat mutlak untuk jatuh cinta.Jatuh cinta
tanpa kedewasaan akan membawa kita pada penipuan dan
kehancuran.
Tanggung jawab:
Tanggung jawab membawa cinta pada ikatan yang kuat, tanpa
tanggung jawab cinta hanyalah sebuah permainan.
Kesediaan berkorban:
Cinta tanpa kesiapan untuk berkorban hanyalah menjadi
pemaksaan kehendak dan penjajahan.
Kesabaran:
Kesabaran adalah hal penting dalam jatuh cinta, tanpa kesabaran
kita hanya akan dipermainkan oleh perasaan diri, dan berakhir
pada kegagalan.
Kesetiaan:
Orang yang siap jatuh cinta adalah orang yang menyadari tiap-
tiap orang memiliki kekurangan,
namun… saya mendapat orang yang cocok dengan saya yaitu
orang yang Allah sediakan buat saya.
Jangan mudah berpindah-pindah cinta.
V. Bagaimana mendapat cinta yang sejati:
Dimulai dengan doa.
Gunakan akal sehat.
Biarkan proses waktu berjalan.
Hadapi masalah dan selesaikan.
Mohon konfirmasi dari orang lain yang lebih dewasa dan petunjuk dari Allah SWT.
>>>Jangan bangkitkan cinta sebelum waktunya.
>>>Cinta harus tegas.
>>>Jatuh cintalah pd saat yg tepat, dgn orang yg tepat, dgn cara yg tepat.
>>>Cinta yang sejati dapat dikendalikan, yang tidak dapat dikendalikan adalah ''hawa nafsu.''

Tidak ada komentar:
Posting Komentar