=''Tentang Gerimis Malam''=

Bersandar pada dinginnya tembok kamar

Tak mampu layangkan jauhnya pandangan

Tetes-tetes air dari awan diatas sana

Tak izinkan mataku menembus indahnya kepekatan malam



Kepekatan yang indah . . . . . . . ? ? ?

Lengkingan kalbuku meneriakkan tanya yang tak aku hiraukan

Bagiku malam selalu indah

Meski tanpa bintang

Meski tanpa cahaya rembulan

Meski tanpa kidung kelalawar



Dan gerimis ini

Semakin mengajak jiwaku terbang tinggi

Meneriakkan kekalutan hati

Menghamburkan sejuta dosa dan kesalahan diri

Kepada Dia Yang Maha Tinggi



Semakin dingin semakin sunyi

Suara hati tak ingin berhenti

Mengisakkan tangis di lengan nan kokoh, perkasa

Lengan yang selalu melindungi tanpa pernah menyakiti

Tuhan, tanpa keperkasaan lengan-Mu

Aku hanyalah sebutir debu di padang pasir nan gersang

Dengan perlindungan-Mu aku merasa ada, meski berlumur noda & dosa





*Terima kasihku pada rintik hujan di malam ini. Wed;10082011
Aku yang selalu merindu-Mu meski Kau tak pernah jauh dari hatiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar