Filosofi Nasi Tumpeng (36th-991bday)
Sering kita melihat gunungan dari nasi kuning atau nasi putih yang berbentuk kerucut pada perayaan hari-hari istimewa. Gunungan nasi tersebut kemudian dilengkapi pula dengan aneka lauk pauk dan garnis dari berbagai sayuran. Gunungan nasi yang berhias tadi terkenal dengan sebutan Nasi Tumpeng. Tumpeng biasanya ditaruh dalam niru atau tampah (nampan besar, bulat, dari anyaman bambu) yang diberi alas daun pisang. Kerucut nasi ditaruh di tengah kemudian aneka lauk disusun melingkar di sisinya. Bisa juga ditambahkan ekstra lauk-pauk dalam wadah terpisah. Sebagai hiasannya biasanya digunakan beberapa garnis sayuran atau daun. Daun peterseli, wortel, lobak, bonggol sawi,ketimun Jepang,kacang panjang, da lain-lain dapat dibentuk dan dihias menjadi hiasan cantik dalam Tumpeng. Tumpeng merupakan warisan tradisi nenek moyang yang sangat tinggi nilai dan maknanya karena merupakan simbolisasi yang bersifat sakral. Sajian olahan nasi ini sangat identik dengan budaya tradisi selamatan khas suku bangsa di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa (Jawa, Sunda, dan Madura) dan Bali. Mengapa demikian ? Karena nasi tumpeng yang memang dibuat untuk acara perayaan tersebut memiliki arti dan makna yang lebih menunjukkan pada suatu rasa syukur kepada Tuhan YME. Jadi cara pembuatannyapun sebaiknya mengikuti pakem yang sudah ada. Sebagian Tumpeng berbentuk kerucut yang mengandung makna 'mengarah ke pada Tuhan YME', sebagai pusat dari ungkapan syukur. Sehingga Tumpeng yang digunakan untuk acara Tasyakuran, cenderung berbentuk kerucut menyerupai kemuncak gunung (top of mountain). Tumpeng dalam ritual Jawa jenisnya ada bermacam-macam, antara lain: Tumpeng Sangga Langit, Arga Dumilah, Tumpeng Megono dan Tumpeng Robyong. Tumpeng sarat dengan simbol mengenai ajaran makna hidup. Tumpeng Robyong disering dipakai sebagai sarana upacara Selametan (Tasyakuran). Tumpeng Robyong merupakan simbol keselamatan, kesuburan dan kesejahteraan. Tumpeng yang menyerupai Gunung menggambarkan kemakmuran sejati. Air yang mengalir dari gunung akan menghidupi tumbuh-tumbuhan. Tumbuhan yang dibentuk ribyong disebut semi atau semen, yang berarti hidup dan tumbuh berkembang. Tetapi lain halnya dengan nasi Tumpeng untuk acara – acara yang lebih bersifat modern, misalnya untuk acara ulang tahun Anak, dan lainnya, maka nasi Tumpeng cenderung berbentuk lebih dimodifikasi. Misalnya berbentuk kotak, boneka, dan sebagainya. Lauk pauk yang digunakan dalam menghias Tumpeng sudah memiliki aturan tradisionalnya. Nasi Tumpeng untuk acara Tasyakuran Tujuh Bulanan misalnya, lauk pauknyapun akan berbeda dengan Nasi Tumpeng acara Tasyakuran Pindah Rumah. Sesuai dengan aturan tradisionalnya lauk pauk untuk nasi tumpeng harus mengandung beberapa unsur, yakni: 1. Unsur dari dalam tanah berupa umbi-umbian seperti kentang, ubi, kacang tanah dan kedelai. 2. Unsur dari atas tanah berupa sayur-sayuran. 3. Unsur hewan berupa ayam, daging sapi dan telur. 4. Unsur dari laut berupa beraneka seafood atau hasil laut seperti ikan asin atau udang. Kesemua unsur tersebut merupakan wujud perwakilan semua hal yang dimiliki manusia untuk dipersembahkan kepada yang Maha Kuasa. Mengenai jenis masakan, bisa selalu disesuaikan dengan selera atau asal daerah. Untuk tumpeng nasi kuning Jawa misalnya, bisa dipilih lauk ayam ingkung, kering tempe/kentang, sambal goreng hati ampela, perkedel kentang, urap sayuran, telur pindang, serundeng daging, ikan asin petek atau udang goreng. Nasi dan Lauk pauk pelengkap tumpeng memiliki beberapa arti simbolik, antara lain: 1. Nasi putih melambangkan segala sesuatu yang kita makan, menjadi darah dan daging haruslah dipilih dari sumber yang bersih atau halal. 2. Ayam: ayam jago (jantan) yang dimasak utuh ingkung dengan bumbu kuning/kunir dan diberi areh (kaldu santan yang kental), merupakan simbol menyembah Tuhan dengan khusuk (manekung) dengan hati yang tenang (wening). Ketenangan hati dicapai dengan mengendalikan diri dan sabar (nge”reh” rasa). Menyembelih ayam jago juga mempunyai makna menghindari sifat-sifat buruk antara lain: sombong, congkak, kalau berbicara selalu menyela dan merasa tahu/menang/benar sendiri (berkokok), tidak setia dan tidak perhatian kepada anak istri. 3. Ikan Lele: dahulu lauk ikan yang digunakan adalah ikan lele bukan banding atau gurami atau lainnya. Ikan lele tahan hidup di air yang tidak mengalir dan di dasar sungai. Hal tersebut merupakan simbol ketabahan, keuletan dalam hidup dan sanggup hidup dalam situasi ekonomi yang paling bawah sekalipun. 4. Ikan Asin (ikan teri /gereh pethek), dapat digoreng dengan tepung atau tanpa tepung. Ikan asin hidup di laut dan selalu bergerombol yang menyimbolkan kebersamaan dan kerukunan. 5. Telur: telur direbus pindang, bukan didadar atau mata sapi, dan disajikan utuh dengan kulitnya, jadi tidak dipotong – sehingga untuk memakannya harus dikupas terlebih dahulu. Hal tersebut melambangkan bahwa semua tindakan kita harus direncanakan (dikupas), dikerjakan sesuai rencana dan dievaluasi hasilnya demi kesempurnaan. Piwulang Jawa mengajarkan “Tata, Titi, Titis dan Tatas”, yang berarti etos kerja yang baik adalah kerja yang terencana, teliti, tepat perhitungan,dan diselesaikan dengan tuntas. Telur juga melambangkan manusia diciptakan Tuhan dengan derajat (fitrah) yang sama, yang membedakan hanyalah ketakwaan dan tingkah lakunya. 6. Sayuran dan Urab-uraban: Sayuran yang digunakan antara lain kangkung, bayam, kacang panjang, taoge, kluwih dengan bumbu sambal parutan kelapa atau urap. Sayuran-sayuran tersebut juga mengandung simbol-simbol antara lain: a. Kangkung berarti jinangkung yang berarti melindung, tercapai. b. Bayam (bayem) berarti ayem tentrem, c. Taoge/cambah yang berarti tumbuh, d. Kacang panjang berarti pemikiran yang jauh ke depan/innovative e. Brambang (bawang merah) yang melambangkan mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang baik buruknya, f. Cabe merah diujung tumpeng merupakan simbol dilah/api yang memberikan penerangan/tauladan yang bermanfaat bagi orang lain. g. Kluwih berarti linuwih atau mempunyai kelebihan dibanding lainnya. h. Bumbu urap berarti urip/hidup atau mampu menghidupi (menafkahi) keluarga. Meskipun begitu, banyak orang awam sampai saat ini tidak memahami makna sebenarnya dari tumpeng. Pada umumnya mereka hanya melihat dari segi bentuk yang disajikan untuk kebiasaan selamatan tanpa mengetahui asal muasal tradisi sejarahnya. Selain itu, bukan hanya di lingkungan masyarakat pribumi; pada masa kolonial orang-orang Belanda dan keturunan (Indo) juga bahkan kerap melakukan tradisi selamatan dengan menyajikan tumpeng dan nasi kuning ketika sedang memperingati ulang tahun anak-anaknya, peresmian rumah yang baru dibangun, dan perpisahan seorang pejabat pemerintah yang dipindah tugas ke daerah lain. Pada jaman dahulu, sesepuh yang memimpin doa selamatan biasanya akan menguraikan terlebih dahulu makna yang terkandung dalam sajian tumpeng. Dengan demikian para hadirin yang datang tahu akan makna tumpeng dan memperoleh wedaran yang berupa ajaran hidup serta nasehat. Sebagaimana adat selamatan masyarakat Jawa kuno, usai berdoa dan niat, nasi tumpeng kemudian dikeruk di sisinya untuk diserahkan kepada orang tua atau yang “dituakan” sebagai penghormatan. Setelah itu, nasi tumpeng disantap bersama-sama dengan tetap melakukan cara kerukan di sisinya. Upacara potong tumpeng ini melambangkan rasa syukur kepada Tuhan dan sekaligus ungkapan atau ajaran hidup mengenai kebersamaan dan kerukunan. Sebagaimana disinggung di atas, dalam tradisi tumpeng dan juga selamatan itu sendiri, terdapat unsur pengaruh Hindu yang kuat. Selain disertai dengan ritual berdoa untuk keselamatan bersama, tradisi tumpeng juga bisa dilihat dari simbolisasi tumpeng dengan bentuk kerucutnya (trapezium) yang mengingatkan pada bentuk miniatur gunung. Gunung itu sendiri bagi penganut Hindu diberi istilah "Méru", representasi dari sistem kosmos (alam raya). Hanya Bali yang masih terasa pengaruh Hindu yang dominan; sedangkan Pulau Jawa lebih menunjukkan keunikan, karena meski adany
Jika Dia Memang Pantas Untuk Ditunggu & Dipertahankan
Bicara tentang perasaan, memang sulit untuk dikendalikan kapan dan kepada siapa rasa cinta berlabuh. Apalagi saat Anda sedang sendiri tanpa kekasih, dan ada pria baik hati yang menarik perhatian. Permasalahannya, si pria sebenarnya sudah memiliki kekasih. Entah karena si pria juga tertarik dan menyayangi Anda, atau hanya 'menggoda', simak beberapa tips di bawah ini sebagai pencerahan saat Anda tengah didera kebimbangan karena mencintai orang yang telah memiliki kekasih. 1. Pastikan Perasaan Pastikan perasaan Anda kepada orang tersebut. Apakah hanya sekadar perasaan ingin memiliki atau benar-benar sayang? Ambil waktu yang Anda miliki untuk makin mengenal diri sendiri dan berbagai pertimbangan jika Anda memilih untuk maju dan mendekatinya. 2. Hargai Hubungannya Sulit memang untuk menyembunyikan perasaan pada orang yang Anda sukai, apalagi harus terpaksa menjauhinya karena ia sudah punya pasangan. Namun demi nama baik diri sendiri, sebaiknya mulai jaga jarak. Jika sudah sama-sama mengetahui perasaan masing-masing, dan ternyata si dia juga mencintai Anda, tak ada salahnya untuk menunggu. Tapi ingat, ini bukan waktunya Anda untuk maju karena ia sudah memiliki kekasih. Jangan sampai Anda di cap sebagai wanita yang menghancurkan hubungan orang lain. 3. Apakah Si Dia Layak Ditunggu? Sebelum memutuskan untuk maju atau mundur saat mencuri hatinya, Anda perlu tanyakan hal ini dalam hati: "Apakah si dia layak ditunggu?" Ratih menyebutkan, ada empat poin yang perlu diperhatikan saat memilih pasangan, yaitu: (1) pasangan yang pantas untuk dicintai dan kasihi; (2) pasangan yang dapat dipercaya; (3) pasangan yang bersikap respect terhadap Anda dan sebaliknya; (4) pasangan yang dapat membuat satu sama lain tumbuh dan berkembang bersama menjadi pribadi yang lebih baik. Dari empat kriteria tadi, Anda pun bisa memutuskan langkah ke depannya. 4. Jangan Mau Jadi Pelarian Jangan mau menjadi pelarian saat si pria dan kekasihnya sedang bermasalah. Meskipun sayang, namun jika ia hanya menghubungi Anda saat sedang 'berjarak' dengan kekasihnya, maka ia bukanlah pria yang pantas. "Seorang pria yang tidak dapat bertindak tegas, tidak dapat memutuskan apa yang ia inginkan, bukanlah pria yang tepat untuk kamu. Menurut kamu apakah dia mungkin akan melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukannya sekarang terhadap pacarnya? Atau sederhananya apakah ia mungkin menyelingkuhi diri kamu suatu saat nanti? Saran saya lebih baik kamu pertimbangkan kembali menjalani hubungan dengannya," ujar Ratih Ibrahim, psikolog sekaligus konsultan cinta Wolipop. 5. Anda Tak Harus Menunggu Ingat status Anda saat ini, yaitu lajang dan bebas. Tak ada salahnya menunggu jika si dia memang pantas ditunggu. Namun tak perlu juga membuang waktu hanya untuk menunggu seseorang yang kurang pasti. Sembari menunggu, Anda juga bisa membuka hati dengan pria lain yang benar-benar tulus mencintai Anda.
Lalung`Kra-Fp
=''HARGAI AKU''=
Seringkali kau merendahkanku
Melihat dengan sebelah matamu
Aku bukan siapa-siapa
Selalu saja kau anggap ku lemah
Merasa hebat dengan yang kau punya
Kau sombongkan itu semua
Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku
Sering kali (sering kali) kau merendahkanku (kau merendahkanku)
Melihat dengan sebelah matamu
Aku bukan siapa-siapa
Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku
Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku
Sebelum kau nilai… siapa diriku
^=KETABAHAN ADALAH CAHAYA=^
Disaat berbagai kesulitan dan kesukaran menimpa seseorang sehingga ia merasakan kesempitan berlarut-larut, maka hanya ketabahan hati dapat menerangi hati seseorang dan menjaganya dari keputus asaan. Ketabahan merupakan petunjuk yang dapat menyelamatkan diri dari patah semangat. Ketabahan merupakan sifat utama yang sangat dibutuhkan oleh setiap insan dalam menghayati kehidupan di dunia dan agamanya. Semua pekerjaan dan cita-cita harus dilandasi ketabahan.
Memperteguhkan ketahanan mental menghadapi soal yang tidak disukainya tanpa merasa terpaksa, sabar menunggu hasil perkerjaan dan perbuatannya, sanggup menghadapi macam macam rintangan betapa pun beratnya dengan hati yang bersih dari kebimbangan, dan dengan fikiran yang tidak mau tunduk kepada kesulitan. Ia harus memiliki kepercayaan yang teguh dan bertekad mantap, tidak gelisah dan yakin cahaya cerah pasti akan tiba saatnya, menantikan perubahan keadaan dengan sikap tenang dan penuh keyakinan bawasa kebijaksanan mengandng hikmah, pada segala ujian dan cobaan hidup
Allah telah berfirman surah Muhammad ayat 31: “ Dan sesungguhnya kami benar benar hendak menguji kalian untuk kami ketahui siapa siapa diantara kalian yang berjihad dan tabah(sabar)"
Surah Al hadid ayat : 23: “supaya engkau jangan sedih kalau tidak mendapatkanapa apa supaya engkau jangan lupa daratan sekiranya mendapatkan dunia.”
Jadikan kehidupan ini bukan sebagai “rumah” kehidupan yang serba bahagia, mantap dan kekal. Jadikan Kehidupan dunia ini adalah “rumah” ujian dan cobaan. Dimana kita keluar dari satu ujian kedalam satu ujian lainnya. Ibarat besi yang ditempa api kemudian dicelupkan kedalam air.
Ujian yang berupa hal hal menyedihkan banyak sekali sebab sebabnya. disebaliknya kita dapat memahami kehidupan dan bertambah matang pengalaman pengertian kehidupan dengan berbagai bagai ragam manusia. Masaalah suratan takdir yang terkadang menguji dan sebahagian lagi menempuh cobaan yang mungkin mengakibatkan penderitaan, kepedihan yang terkadang mengcekam jiwa. Sehingga terkadang merasakan kekecewaan. Olih itu kita haruslah berusaha sekuat tenaga untuk menempuh kehidupan didunia ini dan harus yakin bahawa diri kita sedang menyelami lautan yang penuh bergelora dengan rintangan dan bahaya.
“Bersabar menahan diri dari kemewahan kemewahan , sehingga kemewahan tersebut berlalu, lalu aku melatih diriku bersabar, sehingga terbiasa, sehingga selalu dalam keadaan tenang dan tenteram, hati membawa jauh dari pengaruh pengaruh yang selalu mengecewakan.“terkadang kita sendiri tidak mengetahui apakah sesuatu kejadian itu berguna pada perkara perkara yang disukai atau kita membencinya. Sahabat ambilah ikhtibar dan hikmah diatas apa yang berlaku yang menimpa diri sehingga kita terbiasa dengan perkara perkara yang belaku dan bersiap sedia apa yang akan berlaku, insyaAllah kita akan biasa menghadapi segala dugaan dan cubaan tanpa patah semangat dan putus asa.”
Memperteguhkan ketahanan mental menghadapi soal yang tidak disukainya tanpa merasa terpaksa, sabar menunggu hasil perkerjaan dan perbuatannya, sanggup menghadapi macam macam rintangan betapa pun beratnya dengan hati yang bersih dari kebimbangan, dan dengan fikiran yang tidak mau tunduk kepada kesulitan. Ia harus memiliki kepercayaan yang teguh dan bertekad mantap, tidak gelisah dan yakin cahaya cerah pasti akan tiba saatnya, menantikan perubahan keadaan dengan sikap tenang dan penuh keyakinan bawasa kebijaksanan mengandng hikmah, pada segala ujian dan cobaan hidup
Allah telah berfirman surah Muhammad ayat 31: “ Dan sesungguhnya kami benar benar hendak menguji kalian untuk kami ketahui siapa siapa diantara kalian yang berjihad dan tabah(sabar)"
Surah Al hadid ayat : 23: “supaya engkau jangan sedih kalau tidak mendapatkanapa apa supaya engkau jangan lupa daratan sekiranya mendapatkan dunia.”
Jadikan kehidupan ini bukan sebagai “rumah” kehidupan yang serba bahagia, mantap dan kekal. Jadikan Kehidupan dunia ini adalah “rumah” ujian dan cobaan. Dimana kita keluar dari satu ujian kedalam satu ujian lainnya. Ibarat besi yang ditempa api kemudian dicelupkan kedalam air.
Ujian yang berupa hal hal menyedihkan banyak sekali sebab sebabnya. disebaliknya kita dapat memahami kehidupan dan bertambah matang pengalaman pengertian kehidupan dengan berbagai bagai ragam manusia. Masaalah suratan takdir yang terkadang menguji dan sebahagian lagi menempuh cobaan yang mungkin mengakibatkan penderitaan, kepedihan yang terkadang mengcekam jiwa. Sehingga terkadang merasakan kekecewaan. Olih itu kita haruslah berusaha sekuat tenaga untuk menempuh kehidupan didunia ini dan harus yakin bahawa diri kita sedang menyelami lautan yang penuh bergelora dengan rintangan dan bahaya.
“Bersabar menahan diri dari kemewahan kemewahan , sehingga kemewahan tersebut berlalu, lalu aku melatih diriku bersabar, sehingga terbiasa, sehingga selalu dalam keadaan tenang dan tenteram, hati membawa jauh dari pengaruh pengaruh yang selalu mengecewakan.“terkadang kita sendiri tidak mengetahui apakah sesuatu kejadian itu berguna pada perkara perkara yang disukai atau kita membencinya. Sahabat ambilah ikhtibar dan hikmah diatas apa yang berlaku yang menimpa diri sehingga kita terbiasa dengan perkara perkara yang belaku dan bersiap sedia apa yang akan berlaku, insyaAllah kita akan biasa menghadapi segala dugaan dan cubaan tanpa patah semangat dan putus asa.”
=''Surga Ada Diujung Jalan Kesabaan''=
Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… ayah anak“Ayah, ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang ayah…..
“aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…
aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku capel, sangat capek …
aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…
aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…
Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam.
Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…
“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”
” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”
” Nah, akhirnya kau mengerti”
” Mengerti apa? aku tidak mengerti”
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang yang kuat, yang tetap tabah dan tegar karena ia tahu dan bersandar pada Sang Maha Agung yg ada di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”
” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.
=''Sudahi Perih Ini''=
T'lah kucoba untuk setia
Kucoba tuk berikan segala yang aku punya
Kucoba pahami dan mengerti hakekat sebuah cinta
Namun semua sia-sia
Terlanjur kutumpahkan rasa
Terlanjur kujatuhkan hati
Padanya yang tak pernah mau pahami
Arti rasa yang kumili
Biarlah kini kau pergi
Tak akan kusesali pertemuan sesaat ini
Melangkahlah tuk temukan cinta sejati
Yang lama kau simpan dihati
Aku disini akan tegar dalam menanti keajaiban yang mungkin akan mengembalikan hatiku yang t'lah hilang karenamu.
Apa yang harus
Ku lakukan lagi bila kau tak setia
Karena aku hanya seorang manusia
Yang tak kau anggap
Aku tlah coba untuk memahamimu
Tapi kau tak peduli
Cukup sudah
Kau sakiti aku lagi
Serpihan perih ini
Akan ku bawa mati
Aku mencoba
Memberikan segala yang telah aku punya
Namun semuanya hanya sia-sia
Percuma
Kucoba tuk berikan segala yang aku punya
Kucoba pahami dan mengerti hakekat sebuah cinta
Namun semua sia-sia
Terlanjur kutumpahkan rasa
Terlanjur kujatuhkan hati
Padanya yang tak pernah mau pahami
Arti rasa yang kumili
Biarlah kini kau pergi
Tak akan kusesali pertemuan sesaat ini
Melangkahlah tuk temukan cinta sejati
Yang lama kau simpan dihati
Aku disini akan tegar dalam menanti keajaiban yang mungkin akan mengembalikan hatiku yang t'lah hilang karenamu.
Apa yang harus
Ku lakukan lagi bila kau tak setia
Karena aku hanya seorang manusia
Yang tak kau anggap
Aku tlah coba untuk memahamimu
Tapi kau tak peduli
Cukup sudah
Kau sakiti aku lagi
Serpihan perih ini
Akan ku bawa mati
Aku mencoba
Memberikan segala yang telah aku punya
Namun semuanya hanya sia-sia
Percuma
=''Ikhlaskan Yang Telah Pergi, Dan Jaga Apa Yang ada Sekarang Sebelum Kita Kehilangan''=
*Sometimes we think we have something that isn’t really there.*
I held a red rose in my hand,
It was beautiful as the sky,
its stem so evergreen,
its thorns almost unseen
by the undiscerning eye.
as I held close this pretty rose
I held on but too tight.
and didn’t mind the thorns,
just held with all my might.
But just like that,
it disappeared,
and vanished in thin air
and left my fingers bleeding
from the thorns that were once there.
And just like that,
I realized
I couldn’t even cry.
Not a single tear would fall,
for I saw the wounds weren’t real because –
there never was a rose at all.
Sering kita merasa kehilangan, sering kita menyesali apa yang telah terjadi. Lalu kitapun menangis dan bersedih, namun apakah dengan bersedih dan menangis yang pergi akan kembali dan yang telah terjadi dapat kita perbaiki, Sekali-kali tidak. Apa yang telah pergi tak mungkin kembali dan apa yang telah terjadi tak dapat kita ulangi. Kita tak mungkin memutar roda waktu dan kembali kemasa silam untuk memperbaiki keadaan.
Bukan maksudnya hanya menerima keadaan, tetapi bagaimana kita bisa merubah keadaan tidak menyenangkan menjadi sesuatu yang dapat kita terima dengan lapang hati. Menjadikan sebuah kegagalan sebagai pelajaran serta motivasi untuk bangkit dan berusaha menjadi lebih baik. semua selalu ada hikmahnya, tinggal bagaimana kita belajar supaya tidak terjatuh 2 kali ke lubang yang sama.
Segala sesuatu di dunia ini tak ada yang abadi, bagaimana kita menerima dan menghayatinya. Maka kehilangan adalah peristiwa yang wajar, sebuah resiko yang harus kita terima manakala kita merasa memiliki. Seperti sebuah ungkapan “ Menjaga lebih sulit dari pada mendapatkan”.
Berpijak pada hal itu maka sebenarnya tak ada yang harus disesali, tak ada yang harus di tangisi manakala apa yang kita (merasa) miliki pergi dan menghilang. Anggap saja “Dia”, yang telah menitipkannya pada kita telah mengambilnya kembali. Maka Relakan yang telah pergi dengan penuh keikhlasan, dengan lapang hati. Jika kita yakin telah menjaga titipan-Nya dengan baik niscaya “Dia” akan menggantinya dengan yang lebih baik lagi.
Semua peristiwa adalah aliran perubahan dan kemana arah perubahan itu tidak akan bisa kita prediksi. ini adalah hukum alam tak ada satupun yang bisa menghentikan laju perubahan ini, dan berusaha menerima realitas lalu mencoba memahaminya.
''Jaga apa yang kita miliki sebelum kita kehilangan.''
http://www.youtube.com/watch?v=UZb5wjHncnE
naiflirik.blogspot.com
Thursday, 22092011.(Our game is over now)
I held a red rose in my hand,
It was beautiful as the sky,
its stem so evergreen,
its thorns almost unseen
by the undiscerning eye.
as I held close this pretty rose
I held on but too tight.
and didn’t mind the thorns,
just held with all my might.
But just like that,
it disappeared,
and vanished in thin air
and left my fingers bleeding
from the thorns that were once there.
And just like that,
I realized
I couldn’t even cry.
Not a single tear would fall,
for I saw the wounds weren’t real because –
there never was a rose at all.
Sering kita merasa kehilangan, sering kita menyesali apa yang telah terjadi. Lalu kitapun menangis dan bersedih, namun apakah dengan bersedih dan menangis yang pergi akan kembali dan yang telah terjadi dapat kita perbaiki, Sekali-kali tidak. Apa yang telah pergi tak mungkin kembali dan apa yang telah terjadi tak dapat kita ulangi. Kita tak mungkin memutar roda waktu dan kembali kemasa silam untuk memperbaiki keadaan.
Bukan maksudnya hanya menerima keadaan, tetapi bagaimana kita bisa merubah keadaan tidak menyenangkan menjadi sesuatu yang dapat kita terima dengan lapang hati. Menjadikan sebuah kegagalan sebagai pelajaran serta motivasi untuk bangkit dan berusaha menjadi lebih baik. semua selalu ada hikmahnya, tinggal bagaimana kita belajar supaya tidak terjatuh 2 kali ke lubang yang sama.
Segala sesuatu di dunia ini tak ada yang abadi, bagaimana kita menerima dan menghayatinya. Maka kehilangan adalah peristiwa yang wajar, sebuah resiko yang harus kita terima manakala kita merasa memiliki. Seperti sebuah ungkapan “ Menjaga lebih sulit dari pada mendapatkan”.
Berpijak pada hal itu maka sebenarnya tak ada yang harus disesali, tak ada yang harus di tangisi manakala apa yang kita (merasa) miliki pergi dan menghilang. Anggap saja “Dia”, yang telah menitipkannya pada kita telah mengambilnya kembali. Maka Relakan yang telah pergi dengan penuh keikhlasan, dengan lapang hati. Jika kita yakin telah menjaga titipan-Nya dengan baik niscaya “Dia” akan menggantinya dengan yang lebih baik lagi.
Semua peristiwa adalah aliran perubahan dan kemana arah perubahan itu tidak akan bisa kita prediksi. ini adalah hukum alam tak ada satupun yang bisa menghentikan laju perubahan ini, dan berusaha menerima realitas lalu mencoba memahaminya.
''Jaga apa yang kita miliki sebelum kita kehilangan.''
http://www.youtube.com/watch?v=UZb5wjHncnE
naiflirik.blogspot.com
Thursday, 22092011.(Our game is over now)
=''CINTA KITA''=
Jika kita berkehendak,
Selalukah itu menjadi janji?
Jika kita berkeinginan selalukah itu wajib tertepati?
Apakah cinta harus disekap ?
Ataukah juga mesti diucap ?
Biarlah dia merdeka
Mengungkap apa yang perlu dirasa
Mewarna seperti yang dia suka
Cinta sejati tak cukup di ujung waktu,
Dia ada di setiap nafas dan setelahnya
Dan tak akan pernah mengakui
Bahwa dia adalah cinta
Sejuta kata pernah terdengar
Selaksa keinginan pernah kita semaikan
Saatnya kini kita DIAM
Agar madah yang telah terikrarkan, tak'kan terhempas garangnya gelombang dan tertelan buasnya nafsu.
Ma'afkan aku, yang sengaja melupakanmu semalam. (06092011)
=''Maafkan Aku Sahabatku''=
Sungguh aku bersyukur ALLAH Mempertemukanku denganmu,
sahabat...
Karena ALLAH banyak Memberiku pelajaran melalui sikapmu
Mafkan aku sahabatku...
Karna diriku engkau jadi terluka
Karna diriku engkau banyak kecewa
Juga karna diriku engkau menderita
Maafkan sahabatmu yang khilaf ini
Telah banyak perkataan dan sikapku yang mungkin telah
membuatmu kecewa dan kesal terhadapku
Karena inilah sahabatmu
Hanya sesosok manusia lemah yang penuh khilaf
Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat yang
sempurna
Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat tanpa
salah
Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat yang
selalu ada di sampingmu
Karena sekali lagi inilah sahabatmu
Yang penuh dengan kelalaian
Aku mohon kepadamu, ketika aku jatuh, jangan biarkan dirimu
jatuh bersamaku
Aku ingin dirimu tetap berada di atas sana
Hingga suatu saat dirimu dapat mengangkatku dari atas
Sungguh tidak ada niat untuk membuatmu kecewa atas diriku
Aku hanya ingin mengatakan yang sejujurnya
Aku tak ingin dirimu tertipu
Aku tak ingin dirimu terlena
Aku tak bisa membiarkan dirimu berharap kepadaku
Aku tak bisa membiarkan dirimu bergantung kepadaku
Sahabat, inilah aku, seorang manusia yang jauh dari sempurna
Tolong, jangan berharap atau bahkan bergantung pada diriku
Aku tak bisa memberi apa yang kau inginkan
Aku tak bisa menjamin kebahagiaanmu
Aku tak bisa terus berada di sampingmu
Berharaplah pada RABB yang Maha Sempurna
Bergantunglah pada RABB yang Maha Agung
Kelak kau akan bertambah kuat
Karena kau telah berpegang teguh pada tali ALLAH yang tak akan
pernah putus
ALLAH yang akan Menguatkanmu
ALLAH yang akan Menyokongmu
ALLAH yang akan Membantumu
ALLAH yang akan Berada di sampingmu
ALLAH yang akan Menjamin hidupmu
Bukan manusia seperti diriku...
Ya RABB, hamba memohon ampunan-Mu
Hamba telah banyak mendzolimi orang yang Engkau cintai
Hamba telah banyak mengecewakan orang yang Engkau muliakan
Sahabat...
Dengan segala kerendahan hati ini, aku memohon semoga engkau
berkenan membukakan pintu maaf atas segala kekhilafanku
Aku tak tahu berapa tahun, berapa hari, atau bahkan berapa
menit lagi ALLAH akan Mencabut nyawaku
Aku hanya ingin bertemu dengan ALLAH dengan tenang
Tolong maafkan segala kekhilafanku
Taqobalallahu Minnaa wa Minkum,Minal 'aidin wal Faidzin
Mohon maaf lahir dan bathin.
sahabat...
Karena ALLAH banyak Memberiku pelajaran melalui sikapmu
Mafkan aku sahabatku...
Karna diriku engkau jadi terluka
Karna diriku engkau banyak kecewa
Juga karna diriku engkau menderita
Maafkan sahabatmu yang khilaf ini
Telah banyak perkataan dan sikapku yang mungkin telah
membuatmu kecewa dan kesal terhadapku
Karena inilah sahabatmu
Hanya sesosok manusia lemah yang penuh khilaf
Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat yang
sempurna
Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat tanpa
salah
Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat yang
selalu ada di sampingmu
Karena sekali lagi inilah sahabatmu
Yang penuh dengan kelalaian
Aku mohon kepadamu, ketika aku jatuh, jangan biarkan dirimu
jatuh bersamaku
Aku ingin dirimu tetap berada di atas sana
Hingga suatu saat dirimu dapat mengangkatku dari atas
Sungguh tidak ada niat untuk membuatmu kecewa atas diriku
Aku hanya ingin mengatakan yang sejujurnya
Aku tak ingin dirimu tertipu
Aku tak ingin dirimu terlena
Aku tak bisa membiarkan dirimu berharap kepadaku
Aku tak bisa membiarkan dirimu bergantung kepadaku
Sahabat, inilah aku, seorang manusia yang jauh dari sempurna
Tolong, jangan berharap atau bahkan bergantung pada diriku
Aku tak bisa memberi apa yang kau inginkan
Aku tak bisa menjamin kebahagiaanmu
Aku tak bisa terus berada di sampingmu
Berharaplah pada RABB yang Maha Sempurna
Bergantunglah pada RABB yang Maha Agung
Kelak kau akan bertambah kuat
Karena kau telah berpegang teguh pada tali ALLAH yang tak akan
pernah putus
ALLAH yang akan Menguatkanmu
ALLAH yang akan Menyokongmu
ALLAH yang akan Membantumu
ALLAH yang akan Berada di sampingmu
ALLAH yang akan Menjamin hidupmu
Bukan manusia seperti diriku...
Ya RABB, hamba memohon ampunan-Mu
Hamba telah banyak mendzolimi orang yang Engkau cintai
Hamba telah banyak mengecewakan orang yang Engkau muliakan
Sahabat...
Dengan segala kerendahan hati ini, aku memohon semoga engkau
berkenan membukakan pintu maaf atas segala kekhilafanku
Aku tak tahu berapa tahun, berapa hari, atau bahkan berapa
menit lagi ALLAH akan Mencabut nyawaku
Aku hanya ingin bertemu dengan ALLAH dengan tenang
Tolong maafkan segala kekhilafanku
Taqobalallahu Minnaa wa Minkum,Minal 'aidin wal Faidzin
Mohon maaf lahir dan bathin.
=''Dalam Tak Sedar Ku Menangis''=
Kusangkakan panas berpanjangan
Rupanya gerimis, rupanya gerimis mengundang
Dalam tak sedar ku kebasahan
Pernah juga kau pinta perpisahan
Aku sangkakan itu hanyalah gurauan
Nyata kau serius dalam senyuman
Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu
Tiada terkilan
Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak di dada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina kau lakukan
Terasa diri amat terhina kau lakukan
Sia-sia kukorban selama ini
Jika kasihku, jika hatiku
Kau guris oh oh oh...
Dalam tak sedar ku menangis.
*By: SLAM; Gerimis Mengundang.
Rupanya gerimis, rupanya gerimis mengundang
Dalam tak sedar ku kebasahan
Pernah juga kau pinta perpisahan
Aku sangkakan itu hanyalah gurauan
Nyata kau serius dalam senyuman
Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu
Tiada terkilan
Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak di dada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina kau lakukan
Terasa diri amat terhina kau lakukan
Sia-sia kukorban selama ini
Jika kasihku, jika hatiku
Kau guris oh oh oh...
Dalam tak sedar ku menangis.
*By: SLAM; Gerimis Mengundang.
=''Cinta Tulus Adalah''=
Cinta tulus itu mencintai tanpa harus dicintai.....................
Cinta yang tulus adalah sebuah keragu-raguan yang tak kunjung mengerti arti cinta itu sendiri..........................................
Cinta yang tulus hanyalah sebuah kebingungan yang bercampur-aduk menjadi satu kesatuan yang utuh, yang disebut.......CINTA.
Cinta yang tulus adalah sebuah keragu-raguan yang tak kunjung mengerti arti cinta itu sendiri..........................................
Cinta yang tulus hanyalah sebuah kebingungan yang bercampur-aduk menjadi satu kesatuan yang utuh, yang disebut.......CINTA.
=''Tentang Gerimis Malam''=
Bersandar pada dinginnya tembok kamar
Tak mampu layangkan jauhnya pandangan
Tetes-tetes air dari awan diatas sana
Tak izinkan mataku menembus indahnya kepekatan malam
Kepekatan yang indah . . . . . . . ? ? ?
Lengkingan kalbuku meneriakkan tanya yang tak aku hiraukan
Bagiku malam selalu indah
Meski tanpa bintang
Meski tanpa cahaya rembulan
Meski tanpa kidung kelalawar
Dan gerimis ini
Semakin mengajak jiwaku terbang tinggi
Meneriakkan kekalutan hati
Menghamburkan sejuta dosa dan kesalahan diri
Kepada Dia Yang Maha Tinggi
Semakin dingin semakin sunyi
Suara hati tak ingin berhenti
Mengisakkan tangis di lengan nan kokoh, perkasa
Lengan yang selalu melindungi tanpa pernah menyakiti
Tuhan, tanpa keperkasaan lengan-Mu
Aku hanyalah sebutir debu di padang pasir nan gersang
Dengan perlindungan-Mu aku merasa ada, meski berlumur noda & dosa
*Terima kasihku pada rintik hujan di malam ini. Wed;10082011
Aku yang selalu merindu-Mu meski Kau tak pernah jauh dari hatiku.
Tak mampu layangkan jauhnya pandangan
Tetes-tetes air dari awan diatas sana
Tak izinkan mataku menembus indahnya kepekatan malam
Kepekatan yang indah . . . . . . . ? ? ?
Lengkingan kalbuku meneriakkan tanya yang tak aku hiraukan
Bagiku malam selalu indah
Meski tanpa bintang
Meski tanpa cahaya rembulan
Meski tanpa kidung kelalawar
Dan gerimis ini
Semakin mengajak jiwaku terbang tinggi
Meneriakkan kekalutan hati
Menghamburkan sejuta dosa dan kesalahan diri
Kepada Dia Yang Maha Tinggi
Semakin dingin semakin sunyi
Suara hati tak ingin berhenti
Mengisakkan tangis di lengan nan kokoh, perkasa
Lengan yang selalu melindungi tanpa pernah menyakiti
Tuhan, tanpa keperkasaan lengan-Mu
Aku hanyalah sebutir debu di padang pasir nan gersang
Dengan perlindungan-Mu aku merasa ada, meski berlumur noda & dosa
*Terima kasihku pada rintik hujan di malam ini. Wed;10082011
Aku yang selalu merindu-Mu meski Kau tak pernah jauh dari hatiku.
=''Harapku Dalam Rapuhku''=
Dalam rapuh dan ketakberdayaanku
Ku memohon kepadaMu
Wahai Dzat Yang Maha Baik dan Mulia
Hapus dan hilangkanlah
Rasa yang berkecamuk di jiwa
Tentang dia yang tiada kudamba
Tentang dia yang menoreh selaksa luka
Tentang dia yang melenyapkan bahagia dan cita
Tentang dia yang mengikat erat dan membelenggu seluruh asa
Tuhan, izinkan aku memberi ma'af sekadarnya
Dan berlalu melenyapkan segala kenagan terburukku bersamanya
Agar kelelahan ini tak lagi menjadi derita di jiwa.
Ku memohon kepadaMu
Wahai Dzat Yang Maha Baik dan Mulia
Hapus dan hilangkanlah
Rasa yang berkecamuk di jiwa
Tentang dia yang tiada kudamba
Tentang dia yang menoreh selaksa luka
Tentang dia yang melenyapkan bahagia dan cita
Tentang dia yang mengikat erat dan membelenggu seluruh asa
Tuhan, izinkan aku memberi ma'af sekadarnya
Dan berlalu melenyapkan segala kenagan terburukku bersamanya
Agar kelelahan ini tak lagi menjadi derita di jiwa.
='Mungkin' Ini Tentang CINTA=
Persahabatan sering berakhir
dengan cinta
Tetapi cinta kadang berakhir BUKAN
dengan persahabatan
Kita harus sedikit menyerupai satu
sama lain
untuk mengerti satu sama lain
Tetapi kita harus sedikit berbeda
Untuk mencintai satu sama lain
Cinta yang belum matang berkata:
"Aku cinta kamu karena aku butuh
kamu"
Cinta yang sudah matang berkata:
"Aku butuh kamu karena aku cinta
kamu"
Jika kita mencintai seseorang
Berusahalan untuk tampil apa
adanya
karena Cinta sejati selalu dapat
Menerima Kelebihan dan
Kekurangan
Bahagialah bagi orang yang
mengerti akan arti cinta,
Karena Cinta itu akan memberikan
warna bagi kehidupannya
Cinta yang teramat besar kadang
dapat membuat kita
tak bisa mencintai lagi
Setetes kebencian di dalam hati
Pasti akan membuahkan
penderitaan
Tapi setetes cinta di dalam relung
hati
akan membuahkan kebahagiaan
sejati
Kalahkan Kemarahan dengan Cinta
Kasih
Kalahkan Kejahatan dengan
Kebajikan
Kalahkan kekikiran dengan
Kemurahan Hati
Kalahkan Kesombongan dengan
Kejujuran
Nafsu hanya akan memberikan
kebahagiaan sesaat
tapi cinta yang tulus dan sejati akan
memberikan
kebahagiaan selamanya
Luruhnya hati bukanlah suatu dosa,
Maka Jangan Pernah
Takut untuk Jatuh Cinta
Cinta Tak Harus Saling Memiliki
Kadang Kala Mereka Harus
Melepaskan Cinta Tersebut
Karena Cinta yang Sejati Selalu Ingin
Membahagiakan
Orang Yang dicintai
Cinta itu seperti art yg indah dan
agung,
berbahagialah yg pernah
mendapatkannya meskipun tidak
abadi
Cinta tidak membuat dunia berputar
Cinta inilah yang membuat
perjalanan tersebut berharga
Cinta tidak berupa tatapan satu
sama lain,
tetapi memandang ke luar bersama
ke arah yang sama.
Bel bukanlah bel sebelum engkau
membunyikannya
Lagu bukanlah lagu sebelum engkau
menyanyikannya
Cinta di dalam hatimu tidak
diletakkan untuk tinggal di sana
Cinta bukanlah cinta sebelum
engkau memberikannya
Nafsu adalah emosi
Cinta adalah pilihan
Cara untuk mencintai sesuatu adalah
dengan menyadari
Bahwa sesuatu itu mungkin hilang
Cinta adalah kunci induk yang
membuka Gerbang kebahagiaan
Kekasih yang bijaksana tidak
menghargai hadiah dari kekasihnya
Sebesar cinta dari si pemberi
Jika anda ingin dicinta, mencintalah
dan jadilah orang yang pantas
dicinta
Di antara mereka yang saya sukai
atau kagumi,
saya tidak dapat menemukan suatu
kesamaan
Tetapi di antara mereka yang saya
kasihi,
saya dapat menemukannya: mereka
semua membuat saya tertawa
Persahabatan sering berakhir
dengan cinta
Tetapi cinta kadang berakhir BUKAN
dengan persahabatan
Kita harus sedikit menyerupai satu
sama lain
untuk mengerti satu sama lain
Tetapi kita harus sedikit berbeda
Untuk mencintai satu sama lain
Cinta yang belum matang berkata:
"Aku cinta kamu karena aku butuh
kamu"
Cinta yang sudah matang berkata:
"Aku butuh kamu karena aku cinta
kamu"
Cinta memasukkan kesenangan
dalam kebersamaan
kesedihan dalam perpisahan
harapan pada hari esok
kegembiraan di dalam hati
Siapa pun yang mempunyai hati
penuh cinta selalu mempunyai
sesuatu untuk diberikan
Cinta sejati dimulai ketika tidak
sesuatu pun diharapkan sebagai
balasan
Segera sesudah kita belajar mencinta
Kita akan belajar untuk hidup
Cinta...
Jika anda memilikinya, anda tidak
memerlukan sesuatu pun yang lain
Dan jika anda tidak memilikinya,apa
pun yang lain yang anda miliki tidak
banyak berarti
Cinta tidak dapat dipaksakan
Cinta tidak dapat dibujuk dan digoda
Cinta muncul dari Surga tanpa
topeng dan tanpa dicari
Cobalah bernalar tentang cinta dan
engkau pun
akan kehilangan nalarmu.
dengan cinta
Tetapi cinta kadang berakhir BUKAN
dengan persahabatan
Kita harus sedikit menyerupai satu
sama lain
untuk mengerti satu sama lain
Tetapi kita harus sedikit berbeda
Untuk mencintai satu sama lain
Cinta yang belum matang berkata:
"Aku cinta kamu karena aku butuh
kamu"
Cinta yang sudah matang berkata:
"Aku butuh kamu karena aku cinta
kamu"
Jika kita mencintai seseorang
Berusahalan untuk tampil apa
adanya
karena Cinta sejati selalu dapat
Menerima Kelebihan dan
Kekurangan
Bahagialah bagi orang yang
mengerti akan arti cinta,
Karena Cinta itu akan memberikan
warna bagi kehidupannya
Cinta yang teramat besar kadang
dapat membuat kita
tak bisa mencintai lagi
Setetes kebencian di dalam hati
Pasti akan membuahkan
penderitaan
Tapi setetes cinta di dalam relung
hati
akan membuahkan kebahagiaan
sejati
Kalahkan Kemarahan dengan Cinta
Kasih
Kalahkan Kejahatan dengan
Kebajikan
Kalahkan kekikiran dengan
Kemurahan Hati
Kalahkan Kesombongan dengan
Kejujuran
Nafsu hanya akan memberikan
kebahagiaan sesaat
tapi cinta yang tulus dan sejati akan
memberikan
kebahagiaan selamanya
Luruhnya hati bukanlah suatu dosa,
Maka Jangan Pernah
Takut untuk Jatuh Cinta
Cinta Tak Harus Saling Memiliki
Kadang Kala Mereka Harus
Melepaskan Cinta Tersebut
Karena Cinta yang Sejati Selalu Ingin
Membahagiakan
Orang Yang dicintai
Cinta itu seperti art yg indah dan
agung,
berbahagialah yg pernah
mendapatkannya meskipun tidak
abadi
Cinta tidak membuat dunia berputar
Cinta inilah yang membuat
perjalanan tersebut berharga
Cinta tidak berupa tatapan satu
sama lain,
tetapi memandang ke luar bersama
ke arah yang sama.
Bel bukanlah bel sebelum engkau
membunyikannya
Lagu bukanlah lagu sebelum engkau
menyanyikannya
Cinta di dalam hatimu tidak
diletakkan untuk tinggal di sana
Cinta bukanlah cinta sebelum
engkau memberikannya
Nafsu adalah emosi
Cinta adalah pilihan
Cara untuk mencintai sesuatu adalah
dengan menyadari
Bahwa sesuatu itu mungkin hilang
Cinta adalah kunci induk yang
membuka Gerbang kebahagiaan
Kekasih yang bijaksana tidak
menghargai hadiah dari kekasihnya
Sebesar cinta dari si pemberi
Jika anda ingin dicinta, mencintalah
dan jadilah orang yang pantas
dicinta
Di antara mereka yang saya sukai
atau kagumi,
saya tidak dapat menemukan suatu
kesamaan
Tetapi di antara mereka yang saya
kasihi,
saya dapat menemukannya: mereka
semua membuat saya tertawa
Persahabatan sering berakhir
dengan cinta
Tetapi cinta kadang berakhir BUKAN
dengan persahabatan
Kita harus sedikit menyerupai satu
sama lain
untuk mengerti satu sama lain
Tetapi kita harus sedikit berbeda
Untuk mencintai satu sama lain
Cinta yang belum matang berkata:
"Aku cinta kamu karena aku butuh
kamu"
Cinta yang sudah matang berkata:
"Aku butuh kamu karena aku cinta
kamu"
Cinta memasukkan kesenangan
dalam kebersamaan
kesedihan dalam perpisahan
harapan pada hari esok
kegembiraan di dalam hati
Siapa pun yang mempunyai hati
penuh cinta selalu mempunyai
sesuatu untuk diberikan
Cinta sejati dimulai ketika tidak
sesuatu pun diharapkan sebagai
balasan
Segera sesudah kita belajar mencinta
Kita akan belajar untuk hidup
Cinta...
Jika anda memilikinya, anda tidak
memerlukan sesuatu pun yang lain
Dan jika anda tidak memilikinya,apa
pun yang lain yang anda miliki tidak
banyak berarti
Cinta tidak dapat dipaksakan
Cinta tidak dapat dibujuk dan digoda
Cinta muncul dari Surga tanpa
topeng dan tanpa dicari
Cobalah bernalar tentang cinta dan
engkau pun
akan kehilangan nalarmu.
=''Engkau Sungguh Pengasih Dan Penyayang''=
Kekasih,
Jika bukan karena sayangnya Engkau kepadaku
Niscaya aku akan kehausan dalam perjalanan panjangku
Jika tidak karena ke-Maha Pemurah-Mu
Niscaya aku t'lah jatuh lesu tanpa daya karena lapar
Kekasih,
Jika tidak karena cinta-Mu
Kini aku t'lah tergulung dahsyatnya ombak dunia-Mu
Jika tidak karena pertolongan-Mu
Aku t'lah tertelan buasnya kefanaan zaman
Kekasih,
Masihkah ada waktuku untuk melayani-Mu
Cukupkah sisa waktuku untuk berterima kasih kepada-Mu
Adakah kesempatan bagiku untuk mamuji ke-Agungan-Mu
Kekasih,
Dalam jauhnya diri dari rasa syukur
Bermohon aku kepada-Mu wahai Yang Ghaffur
Jauhkan diri ini dari sifat sombong dan Takabbur
Agar kelak selamat dari dahsyat dan perihnya siksa kubur
Kekasih,
Dalam sedikitnya waktu yang tersisa dalam hidup hamba
Kuatkan iman untuk hidup dijalan yang didamba
Kuatkan diri ini agar tak pernah berubah
Sebelum sakaratul maut tiba
Kekasih, hanya pada-Mu aku menghiba. ^_^
Jika bukan karena sayangnya Engkau kepadaku
Niscaya aku akan kehausan dalam perjalanan panjangku
Jika tidak karena ke-Maha Pemurah-Mu
Niscaya aku t'lah jatuh lesu tanpa daya karena lapar
Kekasih,
Jika tidak karena cinta-Mu
Kini aku t'lah tergulung dahsyatnya ombak dunia-Mu
Jika tidak karena pertolongan-Mu
Aku t'lah tertelan buasnya kefanaan zaman
Kekasih,
Masihkah ada waktuku untuk melayani-Mu
Cukupkah sisa waktuku untuk berterima kasih kepada-Mu
Adakah kesempatan bagiku untuk mamuji ke-Agungan-Mu
Kekasih,
Dalam jauhnya diri dari rasa syukur
Bermohon aku kepada-Mu wahai Yang Ghaffur
Jauhkan diri ini dari sifat sombong dan Takabbur
Agar kelak selamat dari dahsyat dan perihnya siksa kubur
Kekasih,
Dalam sedikitnya waktu yang tersisa dalam hidup hamba
Kuatkan iman untuk hidup dijalan yang didamba
Kuatkan diri ini agar tak pernah berubah
Sebelum sakaratul maut tiba
Kekasih, hanya pada-Mu aku menghiba. ^_^
=''Ketakutanku''=
Lemas persendianku seketika
Saat ku tangkap bisikan tasbih dedaunan di luar kamarku
Aku malu kepada-Mu
Ketika dimalam sepi nan sunyi
Kudengar bait-bait dzikir sang binatang malam
Sedang aku disini mendengkur
Merapatkan selimut hangatku
Oh . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Siapakah aku . . . . . . .???
Aku tidak lebih baik dari jengkerik yang bersembunyi disemak-semak itu
Aku tidak lebih baik dari dedaunan di luar jendela kamarku itu
Mereka semua bertasbih dan berdzikir
Tak peduli kabut tebal yang buat mereka menggigil
Sedang aku?
Oh! Aku takut dinginnya air membekukan tulangku
Aku takut esok pagi terlambat bangun dan bosku akan memarahiku
Aku takut..........terlalu takut
Takut akan kehilangan kenikmatan duniaku
Takut menerima kemarahan bosku
Takut kehilangan keindahan kelopak mataku
Jika harus begadang 'tuk bermunajat kepada-Mu
Takut kehilangan keindahan jidatku
Jika harus selalu bersujud untuk-Mu
Akulah manusia pendosa itu
Selalu tak peduli pada-Mu
Meski sesungguhnya aku tahu
Hanya Engkau yang begitu peduli kepadaku
Hanya Engkau yang mengasihi dan mencintaiku
Dengan ketulusan yang tak berubah, tak berganti
Maka, Ampunilah aku
Duhai, Allahku
Terimalah taubatku
Izinkan aku mendekat dan selalu berada di dekat-Mu.
Saat ku tangkap bisikan tasbih dedaunan di luar kamarku
Aku malu kepada-Mu
Ketika dimalam sepi nan sunyi
Kudengar bait-bait dzikir sang binatang malam
Sedang aku disini mendengkur
Merapatkan selimut hangatku
Oh . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Siapakah aku . . . . . . .???
Aku tidak lebih baik dari jengkerik yang bersembunyi disemak-semak itu
Aku tidak lebih baik dari dedaunan di luar jendela kamarku itu
Mereka semua bertasbih dan berdzikir
Tak peduli kabut tebal yang buat mereka menggigil
Sedang aku?
Oh! Aku takut dinginnya air membekukan tulangku
Aku takut esok pagi terlambat bangun dan bosku akan memarahiku
Aku takut..........terlalu takut
Takut akan kehilangan kenikmatan duniaku
Takut menerima kemarahan bosku
Takut kehilangan keindahan kelopak mataku
Jika harus begadang 'tuk bermunajat kepada-Mu
Takut kehilangan keindahan jidatku
Jika harus selalu bersujud untuk-Mu
Akulah manusia pendosa itu
Selalu tak peduli pada-Mu
Meski sesungguhnya aku tahu
Hanya Engkau yang begitu peduli kepadaku
Hanya Engkau yang mengasihi dan mencintaiku
Dengan ketulusan yang tak berubah, tak berganti
Maka, Ampunilah aku
Duhai, Allahku
Terimalah taubatku
Izinkan aku mendekat dan selalu berada di dekat-Mu.
=Munajat Terlarang=
Kerinduan itu t'lah membatu, membeku
Terlilit pada panjangnya juluran waktu
Hari demi hari mengais sunyi
Di penghujung malam tak berbintang
Bukan ragu yang memapahku
Bukan pula keengganan yang memelukku
Namun,
Ketidak-mampuanku memahami inginmu
Kuhanyutkan jiwa yang meronta menepiskan bahagia
Pada riaknya gelombang yang memburu
Tak berharap sunyi ini bertemu di ruang rindu
Kar'na munajat ini terlarang untukmu.
Terlilit pada panjangnya juluran waktu
Hari demi hari mengais sunyi
Di penghujung malam tak berbintang
Bukan ragu yang memapahku
Bukan pula keengganan yang memelukku
Namun,
Ketidak-mampuanku memahami inginmu
Kuhanyutkan jiwa yang meronta menepiskan bahagia
Pada riaknya gelombang yang memburu
Tak berharap sunyi ini bertemu di ruang rindu
Kar'na munajat ini terlarang untukmu.
=MARHABAN YA RAMADHAN, MA'AF ZAHIR & BATIN=
Assalamu'alaiku m
warahmatullah wabarakatuh.
Ramadhan datang seperti biasanya
kita berkirim SMS tuk meyegarkan
ingatan kita terhadap bulan suci
Ramadhan dan saling memaaf-
maafkan apalagi di dunia maya ini
kadang karena kita tak saling
mengenal di dalam dunia nyata
terkadang sebuah tulisan terlalu
berani untuk diungkapkan dan
berkomentarpun seolah bebas
sebebas-bebasny a padahal sebuah
komentarpun terkadang bisa jadi ga
jelas , ngga nyambung dan kadang
orang lainpun benar-benar ga paham.
Dan ada saja sebuah komentar selalu
membuat pemilik blog nerasa
tersingung dan kadang marah bahkan
sampai menhapus koment tersebut
atau mungkin admin kita tak mampu
menembus blognya keknya di protek
gitu loh.Padahal kan sebuah
komentar hanya kreativitas tulisan
saja. untuk itu sebuah pengungkapan
haruslah jujur tidak kamuflase
sehinga orang yang membaca
tersadar memang itu sebuah kata
yang harus di ungkapkan.
Sebuah kata dalam sebuah postingan
memang ada bobotnya masing-
masing.T entu ada gagasan ada
kehendak disitu ada sebuah opini
agar yang membaca tergiring makna
yang di maksud.Terkadan g
kelugasan sebuah tulisan menjadi
daya tarik tersendiri.Bila sebuah
tulisan ada makna yang harus di cerna
lebih dalam tentu harus ada
penelusuran sehinga tidak
menimbulkan kesan yang membuat
orang bertanya-tanya. Agenda
sebuah tulisan tak selalu mudah di
cerna karena barangkali penulis
mempunyai agenda tersembunyi di
balik sebuah tulisan. Tapi semua
menjadi mudah di cerna bila semua
tulisan di tangapi dengan tulus dan
tidak berfikir negatif. dan meyadari
bahwa setiap kata dan kalimat yang
tersusun adalah sebuah pembelajaran
yang perlu diambil hilmahnya. Ya
seperti gelas kosong yang perlu di isi
air dan tidak perlu merasa di gurui
karena bisa jadi banyak hikmah yang
terkadung dalam sebuah tulisan.
Dan pesan inipun pada dasarnya saya
buat untuk diri saya sendiri,
barangkali bermanfaat untuk
sahabat-sahabat sekalian
Untuk itu saya :
Dengan segala kerendahan hati dan
ketulusan,
''Mohon maaf yang tak terkira bila
selama ini banyak kata yang tidak
berkenan di hati saudara & saudariku
semuanya, yang saya hormati.
Dengan sukacita , serta menunduk
dan merenung, marilah kita sambut
Ramadhan ini dengan suka cita, hati
yang bersih & harapan-harapan
suci semata hanya demi mengharap
Ridha Allah SWT.''
=^SELAMAT MENJALANKAN PUASA
RAMADHAN^=
Salam hormat & cinta selalu
Poetri.
Wassalamu'alaik um warahmatullah
wabarakatuh.
=Bisik Tuhan Kepadaku=
Satu demi satu ku pungut abjad-abjad yang berserak di pesisir berbatu
Licin, berlumut dan berdebu
Kubasuh dengan air laut yang dingin dan menggigit
Kurangkai hingga tercipta satu kalimat
Yang indah, menurutku
Satu kata yang buat hatiku bernyanyi dan berdansa selalu
Sambil tersenyum kubaca lagi rangkaian abjad-abjad itu
''Manis, Aku sayang kamu''
Licin, berlumut dan berdebu
Kubasuh dengan air laut yang dingin dan menggigit
Kurangkai hingga tercipta satu kalimat
Yang indah, menurutku
Satu kata yang buat hatiku bernyanyi dan berdansa selalu
Sambil tersenyum kubaca lagi rangkaian abjad-abjad itu
''Manis, Aku sayang kamu''
=''Menghapus Jejakmu''=
Terus melangkah melupakanmu
lelah hati perhatikan sikapmu
jalan pikiranmu buatku ragu
tak mungkin ini tetap bertahan
perlahan mimpi terasa mengganggu
kucoba untuk terus menjauh
perlahan hatiku terbelengg u
kucoba untuk lanjutkan hidup
engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk hentikan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu
terus melangkah melupakanmu
lelah hati perhatikan sikapmu.
***No I don't need you again
You once made this promise
To stay by my side
But after some time you just pushed me aside
You never thought that a girl could be strong
Now I'll show you how to go on.
lelah hati perhatikan sikapmu
jalan pikiranmu buatku ragu
tak mungkin ini tetap bertahan
perlahan mimpi terasa mengganggu
kucoba untuk terus menjauh
perlahan hatiku terbelengg u
kucoba untuk lanjutkan hidup
engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk hentikan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu
terus melangkah melupakanmu
lelah hati perhatikan sikapmu.
***No I don't need you again
You once made this promise
To stay by my side
But after some time you just pushed me aside
You never thought that a girl could be strong
Now I'll show you how to go on.
Langganan:
Postingan (Atom)



